
Dijelaskan Arya, bahwa pengerjaan alat yang dilakukan selama kurang lebih 3 bulan ini dimulai dengan proses mendesain. Kemudian dilakukan proses pembangunan dan pemasangan teknologi pendukung seperti filterisasi, pH meter dan indikator level.
“Alur proses kerja dari sumur resapan ini yakni ketika hujan datang, nantinya air yang jatuh akan masuk ke sumur resapan lalu akan disaring dengan filterisasi tradisional seperti ijuk, serabut kelapa, krikil, arang (karbon aktif), biobal, dan nanowhite,” papar Arya.
Setelah melewati serangkaian filter tadi, jelas Arya, air akan mengalir ke sumur penampungan yang juga dilengkapi pompa air dan filter penguin agar dapat didistribusikan.

Pendistribusian air meliputi wilayah sekitar seperti SD Negeri 4 Songgon, Taman Kanak-kanak setempat, di tepi jalan, dan lingkup area sumur resapan.
“Air dari sumur tampungan resapan hujan yang di distribusikan ini masih belum bisa untuk diminum. Tetapi dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari seperti cuci tangan, menyiram tanaman, cuci piring, cuci kendaraan dan lain-lain,” ujar Arya.
Masyarakat pun antusias akan hal ini, terbukti pada saat para mahasiswa melakukan pembangunan sumur resapan mereka berdatangan sekaligus membantu proses pengerjaannya.
Bahkan, pihak desa setempat sangat mendukung dan siap membantu untuk program inovasi selanjutnya.
“Kami sangat berterimakasih atas program yang sudah dilaksanakan oleh para mahasiswa dari poliwangi yang telah memberikan pengetahuan tentang sumur resapan. Inovasi ini sangat berguna untuk mengatasi permasalahan yang ada pada desa Kami. Untuk itu kami siap membantu agar program ini berkembang dan berkelanjutan demi masyarakat,” ujar Mukhlis Kepala Dusun Gumuk Candi.
Sementara Dosen pendamping tim P2MD Himatemaka Poliwangi, Rochmad Eko Prasetyanning Utomo S.T.,M.Eng, juga menyampaikan rasa terima kasihnya akan respon positif dari masyarakat dan pihak desa yang bersedia menerima dan siap membantu jalannya proses program ini.
“Bantuan dari masyarakat sangatlah berarti bagi kami dalam menyelesaikan program ini” ucap Rochmad Eko Prasetyanning Utomo S.T.,M.Eng./////












