Selanjutnya kategori kedua adalah bantuan sosial kepada guru atau kepala TK PAUD non PNS, bantuan sosial kepada guru non PNS untuk jenjang SD dan SMP sejumlah 268 orang, imbuh dia.
Kemudian bantuan yang diberikan kepada mahasiswa program Banyuwangi cerdas baik yang kuliah pada 4 perguruan tinggi negeri yang saat ini sedang kuliah sejumlah 318. Bantuan beasiswa Banyuwangi cerdas prestasi dari keluarga yang tidak mampu dari berbagai macam perguruan tinggi di Indonesia yang IPK-nya layak untuk dibantu tinggi dan juga dari keluarga tidak mampu berjumlah 147.
Program bantuan yang lain diberikan dalam program Gerakan Daerah Pengentasan Anak Muda Putus Sekolah (Garda Ampuh) yang juga biaya hidup tujuannya dari awal memang kita biarkan untuk mengantisipasi pada masyarakat Banyuwangi sekolah yang rentan mengalami putus sekolah
Yang paling akhir adalah program pemberian uang saku 600 siswa dan uang transport bagi 600 siswa khususnya pada 4 Kecamatan yang masuk pada kuadran ke-4 atau penanganan kemiskinannya masih perlu ditingkatkan.
“Kepada peserta pada bapak-ibu calon penerima hibah bansos untuk kami sampaikan selama ini adalah kontribusi dari pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk pendidikan masyarakat Banyuwangi,”pungkas Suratno. //










