”Sehingga apabila sekolah atau para orangtua/walimurid tidak siap maka proses pembelajaran tetap berlanjut baik secara daring maupun luring,”ujarnya.
Sehingga apabila ada orangtua/walimurid yang keberatan putraputri mengikuti PTM dengan alasan keselamatan dan kesehatan namun saat di rumah mereka melakukan pembiaran hal tersebut tidak berimbang.
Makanya pihak Dinas Pendidikan Banyuwangi menyarankan agar para orantua/walimurid mempercayakan proses pendidikan di sekolah karena selain anak-anak mendapatkan ilmu secara langsung dari para guru dari sisi kesehatan dinilai lebih terjamin, pungkas Suratno.
Wartawan: Nurhadi











