Kemudian permasalahan berikutnya yang akan terjadi adalah begitu sekolah yang baru, ternyata di sekolah negeri tersebut ada sukwan yang sudah bercokol bekerja berpuluh tahun sehingga dia terdesak oleh tenaga-tenaga yang diangkat ketika dari swasta. Secara tidak langsung adanya guru yang negeri guru sukwan harus keluar karena tidak mendapatkan jam mengajar.
“Makanya dalam minggu kedua ketiga bulan Januari 2002 sekaligus awal Februari kami akan turun di lapangan akan melihat sejauh mana permasalahan yang terjadi dengan pengangkatan PPPK ini. Nanti Dewan Pendidikan ikut urun rembuk kepada pemerintah dalam mencari solusinya,” imbuh mantan Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi itu.
Sulih menambahkan pihaknya berupaya mencari solusi terbaik untuk mengatasi persoalan yang ada. Jangan sampai mengatasi masalah guru di sekolah negeri justru menimbulkan masalah di sekolah swasta,” imbuh Sulih.
Dewan Pendidikan Kabupaten Banyuwangi sepakat untuk turun di lapangan untuk mencari informasi, mengidentifikasi masalah dan mengumpulkan data-data yang ada di lapangan serta memberikan alternatif jalan keluar sebagai masukan kepada pemerintah dan pemangku kepentingan yang ada. //









