Blitar, seblang.com – Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso menjelaskan kronologi diterimanya hibah infrastruktur senilai Rp 229,5 M dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Pendopo Ronggo Hadi Negoro, Selasa (19/4/2022)
Berawal dari adanya keluhan infrastruktur yaitu jalan rusak di Kabupaten Blitar. “Kami dari Pemkab Blitar, Bupati dan Wakil Bupati Blitar berusaha mencari inovasi menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Karena adanya keterbatasan anggaran daerah, jadi kami tidak diam makan gaji buta,” lanjutnya.
Sehingga dilakukan upaya mencari bantuan ke provinsi dan pusat, termasuk ke Kementerian PUPR. Dimana dari aspirasi yang masuk, 14 ruas jalan tersebut menjadi prioritas diperbaiki.
“Pemkab berkirim surat resmi ke Kementerian PUPR, bahkan diperkuat dengan surat dari Ketua DPD RI yang kebetulan dari Dapil Jawa Timur,” ungkap Wabup Rahmat.
Selanjutnya ada jawaban resmi juga dari Kementerian PUPR, yang ditindaklanjuti dengan survei lokasi ruas jalan tersebut. Setelah survei, berlanjut proses sampai ada undangan resmi kepada Bupati dan Wakil Bupati Blitar melakukan tandatangan hibah ke Kementerian PUPR di Jakarta.
“Semua bukti surat, dokumen, undangan ada dan resmi atas nama kedinasan bukan pribadi. Rombongan juga ada beberapa kepala OPD, disambut resmi dan penandatanganan di Gedung BPSDM, bukan di cafe, hotel atau warung kopi,” tandasnya.









