Banyuwangi Rebound merupakan sebuah gerakan bersama yang digelorakan Bupati Ipuk untuk bangkit setelah semua sektor terdampak karena pandemi.
“Sudah saatnya, 2022 Banyuwangi bangkit. Kita semua gotong royong dan bekerja sama untuk rebound. Tidak hanya berbicara tentang pariwisata dan UMKM, tapi semua sektor harus melompat,” jelas Ipuk.
Banyuwangi Rebound sendiri dibangun di atas tiga pilar utama. Pertama, penanganan pandemi dari sisi kesehatan, kedua pemulihan ekonomi lewat program-program peningkatan ekonomi kerakyatan. Dan ketiga, adalah merajut harmoni dengan memperkuat solidaritas sosial.
“Dengan sejumlah intervensi pemkab tersebut, kini ekonomi Banyuwangi mulai “rebound”,” pungkasnya.
Jika pada 2020 terkontraksi di angka -3,58 persen, pada tahun 2021 pertumbuhan ekonomi Banyuwangi tercatat 4,08 persen, di atas pertumbuhan ekonomi Jawa Timur dan nasional. Ketika di masa pandemi semua daerah mengalami peningkatan kemiskinan, kenaikan kemiskinan di Banyuwangi merupakan yang terendah se-Jatim, yaitu naik 0,01 persen sepanjang 2020 ke 2021, berdasarkan data BPS. //











