Bupati Ipuk menjelaskan bahwa inovasi telah menjadi budaya kerja di lingkungan Pemkab. Alhasil, sejak tahun 2018, Banyuwangi tercatat sebagai kabupaten terinovatif yang dinilai langsung Kementerian Dalam Negeri selama enam tahun berturut-turut.
“Inovasi menjadi ruh di pemerintahan kami. Internalisasi inovasi telah berlangsung lebih dari 10 tahun dan terus kami pacu sampai saat ini, sehingga inovasi telah menjadi budaya kerja kami,” terang Ipuk.
Ia menegaskan bahwa setiap inovasi yang dibuat Pemkab Banyuwangi selalu ditelaah dan dievaluasi terlebih dahulu agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “Inovasi yang kami buat bukan hanya sekadar gaya-gayaan, namun bagaimana inovasi program itu harus berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.










