“Sebagian wilayah Banyuwangi memiliki kultur yang tidak jauh berbeda dengan masyarakat Sumenep yang religius,” pungkas Ahmad Masuni.
Sebelumnya diberitakan dalam upaya mengungkit pertumbuhan penumpang pesawat rute penerbangan Sumenep-Banyuwangi dan sebaliknya, Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur berusaha menggandeng Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) dan para tokoh dan pengusaha Banyuwangi bedarah Madura yang sukses.
Menurut Dwi Yanto, Plt Kepala Dinas Perhubungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam pertemuan yang akan digelar pihaknya berupaya membangun sinergitas antara pemerintah, HIPMI, KADIN, tokoh masyarakat dan para pengusaha.
Kemudian mengharapkan ada saran masukan cara-cara yang efektif dan efisien untuk membantu percepatan tumbuh kembangnya penumpang pesawat rute Sumenep-Banyuwangi dan sebaliknya.
Dia menuturkan dalam pertemuan akan mengundang Ketua HIPMI, Ketua KADIN tokoh masyarakat dan pengusaha sukses berdarah Madura yang ada di Banyuwangi serta para camat sebagai pemangku wilayah yang masyarakatnya memiliki hubungan emosional dengan Madura pada Jumat (14/01/2022).
“Kami yakin ada kerinduan kebanggaan tersendiri bisa berkunjung ke Madura dalam waktu yang relatif singkat sekitar 45 menit dengan menggunakan pesawat Grand Caravan milik maskapai Susi Air,”jelas Dwi di ruang kerjanya pada Kamis (13/01/2022). //









