Terima Dubes AS, Menteri Johnny Bahas Forum ITU dan Kerja Sama Digital

by -1137 Views
Wartawan: Teguh Prayitno / Biro Humas Kementerian Kominfo
Editor: Herry W Sulaksono
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate (kiri) bersama Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia Sung Y. Kim (kanan) saat wawancara usai membahas dukungan untuk kandidat Sekretaris Jenderal International Telecommunication Union (ITU) dan peluang kerja sama bidang digital. (Foto : ist) 


Mengenai kerjasama satelit SATRIA-1, Menteri Johnny menjelaskan untuk produksi dari Thales Perancis. Menkominfo juga menjelaskan perkembangan kerja sama setelah penandatanganan Hot Backup Satellite buatan Boeing dengan kapasitas sama dengan SATRIA-1 sebesar 150 Gbps.

“Kedua satelit ini akan diluncurkan dengan menggunakan roket Amerika Serikat, yaitu SpaceX. Jadi kerja sama di bidang ICT antara Indonesia dan Amerika sebetulnya sudah berlangsung sangat lama,” tandasnya.


Kerja Sama Digital

Dubes AS untuk Indonesia Sung Y. Kim menyatakan, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kominfo menjadi mitra strategis dalam kerja sama di bidang digital. Selain itu, Dubes AS juga menjelaskan mengenai dukungan terhadap kandidat Sekjen ITU.

“Salah satu isu yang kita bahas hari ini adalah tentang pemilihan Sekjen ITU yang akan datang. Saya berterima kasih kepada Bapak Menteri Kominfo atas dukungan Indonesia untuk calon kita yang sangat berkualitas,” ujarnya.

Menurut Dubes AS, Sekjen ITU terpilih kedepannya harus memiliki pengalaman, memenuhi syarat dan kualifikasi, terlebih di saat krisis pandemi Covid-19. Oleh karena itu, Pemerintah Amerika Serikat telah mengusung kandidat Sekjen ITU.

“Dia (kandidat Sekjen ITU dari AS) memiliki pengalaman yang sangat dalam, mampu mengarahkan dan pengalaman dalam organisasi ITU sangat dalam, dia memiliki keahlian yang hebat. Saya pikir yang lebih penting, dia memiliki jenis pendekatan untuk pekerjaan yang dibutuhkan untuk kepemimpinan ITU saat ini,” jelasnya.

Dubes AS Sung Y. Kim menegaskan kandidat Sekjen ITU dari negaranya dikenal sangat inklusif, mendengar dan menerima pendapat dari seluruh komunitas internasional, termasuk negara-negara berkembang.

“Saya tahu bahwa dia berharap untuk bekerja dengan Indonesia, dengan Menteri Kominfo dan timnya tentang bagaimana kita dapat membuat ITU menjadi lebih baik dan lebih kuat,” tuturnya.

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *