Ia juga menyampaikan, jika lintasan dari Jangkar – Lembar dan Jangkar – NTT dibuka, maka kemungkinan akan memindahkan kapal yang saat ini melayani lintasan Ketapang – Lembar yang sudah beroperasi saat ini.
“Kemungkinan enam-enamnya (kapal) kita pindahkan ke sana. Jadi bukan menambah izin baru. Tapi bisa saja kita tambah izin baru sesuai dengan evaluasi yang ada,” ujarnya.
Budi Setiyadi mengaku belum bisa memastikan apakah penyeberangan dari Pelabuhan Ketapang-Lembar ditutup atau tidak. Namun, jika seluruh kapal yang saat ini beroperasi dipindahkan maka memungkinkan penutupan terjadi.
“Tapi saya masih belum memutuskan, bisa kita pindahkan semuanya, ditutup atau mungkin sebagian kita pindahkan ke sana. Karena masih ada demand-nya 10 persen,” pungkasnya.//









