“Terkait hal tersebut Rekomendasi DPRD adalah Kedepan ada kebijakan super prioritas terhadap Indikator Tujuan maupun Indikator Sasaran yang capaian kinerjanya kurang baik dengan memberikan alokasi anggaran yang cukup dengan didukung strategi baru, Sehingga semua Indikator Tujuan dan Indikator Sasaran tersebut mampu mencapai target yang telah ditetapkan,” imbuh H Ali Mahrus.
Rapat Paripurna dewan yang digelar secara Hybrid tersebut dipimpin langsung oleh I Made Cahyana Negara, Ketua DPRD Banyuwangi dan dihadiri oleh Bupati– Wakil Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandi – H Sugirah, Sekda Kabupaten Banyuwangi bersama Asisten dan Staf Ahli serta beberapa pejabat Pemkab Banyuwangi serta anggota DPRD Banyuwangi.
Sementara para Camat, Lurah / Kepala Desa mengikuti rapat paripurna secara dalam jaringan atau daring dari ruang kerjanya masing-masing.
Sedangkan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, seusai pelaksnaan Rapat Paripurna DPRD Banyuwangi kepada sejumlah wartawan mengungkapkan pihaknya menilai wajar terhadap rekomendasi dewan terhadap kinerja pemerintah Banyuwangi. “Apa yang disampaikan akan menjadi masukan penting bagi eksekutif atas kajian detail yang dilakukan oleh dewan. Kami juga menyiapkan jawaban atas rekomendasi dewan sebagai bentuk pertanggung jawaban tidak hanya kepada dewan tetapi juga kepada rakyat Banyuwangi,” jelasnya.
Selanjutnya dia menyampaikan ucapan terima kasih atas rekomendasi dan masukan terhadap eksekutif yang akan menjadi bahan untuk melakukan perbaikan yang lebih baik di masa mendatang.
Kemudian terkait dengan kenaikan jumlah angka kemiskinan, menurut Bupati Ipuk tidak hanya terjadi tetapi menjadi masalah nasional. Dengan berbagai program yang telah dilaksanakan mampu menekan kenaikan angka kemiskinan di Banyuwangi sehingga menjadi salahsatu daerah dengan angka terendah di Jawa Timur maupun di level nasional.//











