Penyusunan RPJMD tahun ini sedikit berbeda dengan 5 tahun yang lalu, ucap Ali Machrus. Setahun terakhir ini Negara-negara di dunia termasuk Indonesia sedang mengalami keadaan luar biasa akibat pandemi covid-19.
Dan dampak dari pandemi covid-19 telah menganggu kehidupan terutama aspek kesehatan sehingga mengakibatkan resesi ekonomi global. Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan berada pada posisi minus 0,4 sampai 2,3 persen. Tingkat kemiskinan naik 9,7 sampai 10,2 persen. Perlambatan ekonomi global dan nasional tersebut tentu berdampak pada pembangunan di Kabupaten Banyuwangi.
“Kami berharap penyusunan RPJMD Kabupaten Banyuwangi 2021-2026 memperhatikan hal-hal itu, dan perlu berorientasi padapeningkatan ketahanan seluruh sector pembangunan untuk menjawab kebutuhan dan tantangan pembangunan saat ini,” ucap Ali Machrus.
Diakhir sambutannya Wakil Ketua DPRD Banyuwangi berharap dalam Musrenbang RPJMD, seluruh pemangku kepentingan bersinergi dengan seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Banyuwangi sehingga semua permasalahan,isu-isu strategis, tujuan, sasaran,program,indikator dan target capaiannya terukur dan dapat dituntaskan dengan baik.










