Dengan waktu setahun ke depan Pemkot Pasuruan dapat menyiapkan bibit qori’-qori’ah untuk setiap cabang yang dilombakan sehingga dapat menargetkan juara umum.
“Nantinya Kota Pasuruan harus bisa berprestasi dibandingkan saat mengikuti MTQ Jatim 2021 di Pamekasan, dengan waktu satu tahun ke depan bisa dilakukan pembibitan qori’ – qori’ah untuk setiap cabang yang dilombakan sehingga bisa menargetkan juara umum,” ungkapnya.
Sementara itu, Wali Kota Pasuruan H. Saifullah Yusuf mengatakan, logo dan maskot yang terpilih pastinya memiliki karakter yang kuat untuk menvisualisasikan nilai-nilai kultur masyarakat Kota Pasuruan.
“Saya ucapkan selamat bagi para pemenang, pemenang yang berasal dari luar Provinsi Jatim ini dipilih langsung oleh juri dari berbagai kalangan. Semoga di kesempatan mendatang pemenangnya dari Kota Pasuruan,” kata Gus Ipul.
Menurut Gus Ipul, ajang ini merupakan ajang cukup besar, yang diharapkan dapat menjadi penggerak peningkatan perekonomian masyarakat khususnya Kota Pasuruan, terutama di sekotor pariwisata, ekonomi kreatif dan UMKM.
“Ajang ini bukan sekedar Kota Pasuruan sebagai tuan rumah. Namun, ajang ini diharapkan dapat menjadi penggerak peningkatan perekonomian masyarakat Kota Pasuruan,” tutup Gus Ipul.///











