Project STOP yang dikembangkan di Banyuwangi yang merupakan daerah dengan garis pantai lebih dari 170 kilometer, mendapatkan apresiasi dari Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.
Menurut Luhut, program yang dilaksanakan merupakan bentuk sinergi positif dalam penanganan sampah. “Pengelolaan sampah ini harus menjadi tradisi dan budaya kita. Sehingga bisa mengakar sampai ke anak cucu agar lingkungan alam bisa menjadi lebih bersih dan sehat,” pesannya.
Sementara pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyuwangi, Dwi Handayani mengungkapkan program kerjasama dengan PT Systemiq Lestari Indonesia pengelolaan sampah secara bertahap akan diperluas di Banyuwangi.
Dia menuturkan potensi sampah di Banyuwangi masih cukup tinggi. Berdasarkan data yang ada pada 2021 jumlah sampah sekitar 448 ribu ton per tahun. Dari potensi tersebut, 34 persennya berupa sampah anorganik yang didominasi plastik yang tercatat sekitar 45 persen.
Sampai saat ini sebagian warga memiliki kebiasaan yang kurang baik dengan membuang sampah rumahtangga maupun plastik ke sungai yang mengakibatkan terjadinya pencemaran lingkungan sungai bahkan sampai ke kawasan pantai.
Kondisi yang tidak baik tersebutharus dihentikan. Sebagaimana target yang ditetapkan oleh Bupati Banyuwangi pada 2025 mendatang ada pengurangan 30 persen sampah di Banyuwangi. Selebihnya sekitar 70 persen dapat dikelola dengan baik, imbuh wanita berhijab itu..
“Nantinya bantuan tersebut akan dimanfaatkan untuk melaksanakan program sosialiasi, edukasi, pembangunan sarana dan prasarana serta operasional pengelolaan dan pengolahan sampah di Banyuwangi,” jelas Yani.
Hadir dalam launching Banyuwangi Hijau diPendapa Sabha Swagata Blambangan Banyuwangi antara lain; Manager Circular Economy Solutions Borealis Anthony Berthold, Chief Delivery Officer, Project STOP Muncar Andre Kuncoroyekti, Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Jawa Abdul Mu’in, Wakil Bupati Banyuwangi H. Sugirah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Banyuwangi, Pimpinan SKPD, Camat, Kepala Desa /Lurah dan beberapa undangan lain.//









