Pemkab Banyuwangi Dukung Petani Ikut Program Asuransi Guna Antisipasi Gagal Panen

by -430 Views
Wartawan: Febri Wiantono
Editor: Herry W. Sulaksono
Penggunaan alat modern dalam mekanisasi pertanian

Sementara itu, pada 2021 ada seluas 600 hektare lahan sawah petani Banyuwangi yang telah didaftarkan program AUTP.

Namun, Untuk tahun 2022 ini kami terus mendorong agar petani padi bisa semakin banyak yang mendaftarkan lahan sawahnya. Karena program AUTP ini sangat bermanfaat bagi petani menghindari kerugian akibat gagal panen.

Selain itu, pendaftaran program AUTP melalui petugas Dinas Pertanian di lapangan dengan syarat lahan yang didaftarkan maksimal 30 hari setelah tanam (HST).

Kemudian, pihaknya nantinya yang akan menginput pada aplikasi SIAP, selanjutnya premi swadaya dibayarkan ke rekening perusahaan asuransi, hingga diterbitkan polis asuransi dan cara klaim asuransi, petani bisa melaporkan kerusakan pertaniannya pada petugas lapangan.

“Nah Baru, Selanjutnya petugas lapangan mengundang petugas POPT, untuk melakukan pengamatan penyebab kerusakan produksi hasil pertanian petani,”jelasnya.

Jika nantinya, tambah Khoiri, kerusakan mencapai 75 persen atau lebih dari luas lahan atau 75 persen per petaknya, maka nanti dari Jasindo yang akan mengecek dan mengurus asuransi tersebut. //

“Karena, pemerintah menunjuk Jasindo sebagai mitranya, nanti akan cek ke lahan, diambil dokumentasi, setelahnya diproses, baru bisa klaim asuransi,” ujarnya.

iklan warung gazebo

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *