Banyuwangi, seblang.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar audensi dengan Gerakan Berantas Aplikator Nakal (Gebrak) yang merupakan perwakilan gabungan paguyuban / komunitas driver Online Roda 2 maupun Roda 4 di wilayah Banyuwangi di Ruang Rapat Mas Alit Pemkab Banyuwangi, Kamis (03/02/2022).
Dalam acara yang dipimpin oleh Dwiyanto, Asisten Pembangunan dan Perekonomian Setda Kabupaten Banyuwangi tersebut hadir antara lain; Perwakilan Polresta Banyuwangi, Kepala Dinas Perhubungan , Dinas kebudayaan danPariwisata Kepala Bagian (Kabag Perekonomian, VP Daops IX KAI Jember, Kepala UPT P3LLAJ Banyuwangi, EGM Bandara Internasional Banyuwangi, Perwakilan Gojek dan Grab Banyuwangi dan Ketua Organda Banyuwangi.
Dwiyanto, Asisten Pembangunan dan Perekonomian Setda Kabupaten Banyuwangi menyatakan perizinan online merupakan kewenangan wilayah provinsi, namun pihaknya siap memfasilitasi agar aplikator costnya tidak terlalu tinggi apabila masuk ke bandara atau ke stasiun.
“Demikian juga kaitan dengan angkutan konvensional pemerintah berupaya mencari solusi terbaik agar sama-sama bisa hidup dan tidak ada yang merasa dimatikan,” jelas Dwi.
Selanjutnya terkait dengan pelibatan dalam kegiatan pariwisata, minggu depan akan menggelar pertemuan perwakilan driver online dengan Disbudpar untuk mengadakan sosialisasi dan pelatihan terkait aplikasi cara masuk dalam sistem yang dibangun oleh Disbudpar Banyuwangi.












