Selanjutnya penghobi olahraga bulutangkis menambahkan inti pertemuan adalah ajang silaturahmi dan saling memaafkan.”Dalam silaturahmi tentu ada kelebihan kekurangan, dalam pergaulan ada salah dan khilaf mesti saling menyampaikan terima kasih. Termasuk bagaimana membangun image Banyuwangi yang awalnya dikenal kota santet menjadi kota internet. Dalam perjalanan tersebut pasti ada perbedaan pendapat tentunya butuh salin memaafkan,”jelas H Mujiono.
Wartawan: Nurhadi











