“Dengan adanya pasar takjil ini, ribuan warga dan pelaku UMKM terlibat. Ini menjadi momentum untuk menumbuhkan ekonomi rakyat,” kata Ipuk.
Di Marina Boom sendiri, tercatat sekitar 250 pedagang ambil bagian. Mereka mulai berjualan sejak sore hingga malam hari.
Ipuk juga mengingatkan pentingnya pengelolaan sampah, khususnya plastik. Ia mengimbau pedagang dan pembeli membawa kantong belanja sendiri sebagai bagian dari komitmen Banyuwangi ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).
“Sampah plastik adalah masalah besar. Membawa tas belanja sendiri adalah langkah sederhana yang bisa kita lakukan bersama,” ujarnya.
Selain itu, untuk menjaga kualitas makanan, tim dari Dinas Kesehatan akan rutin melakukan pengecekan terhadap jajanan yang dijual di pasar takjil.
“Kami pastikan makanan yang dijual aman dan layak konsumsi,” pungkas Ipuk. (*)












