“Jadi, jika lewat Pelabuhan Jangkar ke Lembar (NTB), maka hanya butuh 11 jam, bila dibandingkan lewat Pelabuhan Ketapang. Sehingga, ini sangat efisien. Belum lagi, kendaraan angkutan barang dari Situbondo ke Pelabuhan Ketapang harus melalui Hutan Baluran, yang membutuhkan waktu sekitar 2 jam, karena banyak tanjakan di Baluran,” kata Bupati Karna Suswandi.
Ditambahkannya, pengembangan dermaga gerak (movable bridge II) Pelabuhan Jangkar yang diresmikan oleh Gubernur Khofifah pada beberapa waktu lalu, masih ada yang perlu diperbaiki. Salah satunya, yakni pelebaran jalan ke pelabuhan yang membutuhkan dukungan penuh Pemprov Jatim.
“Untuk pelebaran jalan ke Pelabuhan Jangkar, alhamdulillah Gubernur Khofifah, juga cepat merespon. Tim Dinas PUPR Provinsi Jatim, juga sudah turun ke lapangan. Sedangkan dari pemerintah kabupaten juga akan menyiapkan lahan parkir di kawasan pelabuhan,” terangnya.
Direncanakan, ada tiga kapal feri yang siap melayani penyeberangan rute Pelabuhan Jangkar menuju kepulauan di Madura. Yakni KMP Munggiyango Hulalo melayani Rute dari Pelabuhan Jangkar ke Pulau Kangean – Kalianget dan KMP Satya Kencana dan KMP Dharma Kartika melayani dari Pelabuhan Jangkar ke Pulau Sapudi – Kalianget dan Pulau Raas – Kalianget. //









