Hadiri Muskerda PPDI, Sekda Provinsi Jatim Harap Pembangunan di Desa Bisa Maksimal

by -823 Views
Wartawan: M. Yudi Irawan
Editor: Herry W Sulaksono
Foto : Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono, A.KS., M.AP, saat meberikan sambutan. (yud)

Diikuti Provinsi Jawa Barat urutan kedua 1.130 desa, dan urutan ke 3 adalah Kalimantan Barat sebanyak 586 desa. Ini artinya kebijakan pembangunan di Jawa Timur yang berbasis perdesaan telah dilaksanakan sesuai jalurnya.

Saat ini di Jawa Timur, kata dia, terdapat desa mandiri sebanyak 1.490, desa maju 3.906, desa berkembang tersisa 2.326 desa. Sudah tidak ada lagi desa tertinggal, maupun sangat tertinggal.

Masih dengan prestasi, lanjut dia, sesuai data olah BPS Tanggal 5 Juli 2022, Provinsi Jawa Timur juga sukses menurunkan angka kemiskinan tertinggi nasional sebesar 391.400 jiwa, 28,3 persen dari total penurunan angka kemiskinan nasional sebesar 1.381.610 jiwa.

Prestasi ini bisa didapat tak lain dan tak bukan berkat kerja keras pemerintah desa khususnya perangkat desa. Atas komitmennya dalam melayani masyarakat dengan baik dan konsistennya dalam melaksanakan pembangunan secara maksimal.

Dalam rangka menindak lanjuti Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2022 Permendesa – PDTT Nomor 27 Tahun 2021, dan Tahun 2022, Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menyalurkan dana bantuan keuangan khusus kepada 30 kabupaten atau kota, baru sebesar Rp. 26,5 miliar rupiah.

Dana ini diperuntukkan sebagai honoranium bagi aparatur pemerintah desa dalam rapat pembahasan penggunaan Dana Desa (DD) untuk ketahanan pangan nabati dan hewani di desa seluruh Jawa Timur. Sebanyak 96.840 aparatur yang dianggarkan untuk mendapatkan honoranium. Kegiatan ini untuk memperoleh data penggunaan DD untuk ketahanan pangan desa.

“Selamat melaksanakan Muskerda PPDI Jatim Tahun 2023, semoga berjalan lancar dan bermanfaat bagi pembangunan desa – desa di Jawa Timur,” pungkasnya.

iklan warung gazebo

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *