“Sosialisasi harus gencar dilakukan. Tujuannya agar masyarakat sadar dan tahu bahwa pelayanan adminduk di Kabupaten Blitar sekarang ini benar-benar cepat, dekat lan ora ragat,’’ tambahnya.
Sebelumnya, Kepala Dispendukcapil Kabupaten Blitar Suwandito mengatakan, Lapak Sarah telah disosialisasikan Dispendukcapil dalam rapat koordinasi bersama seluruh petugas registrasi desa/kelurahan beberapa waktu lalu. Dalam rakor ini, seluruh petugas registrasi desa diberi pembekalan terkait dengan cara kerja Lapak Sarah. Hadirnya Lapak Sarah diharapkan ke depan pelayanan adminduk di Kabupaten Blitar semakin cepat dan lebih memuaskan masyarakat.
“Lapak Sarah ini wujudnya bukan fisik. Wujudnya perangkat lunak berbentuk aplikasi. Yang mengoperasikan adalah petugas registrasi di tingkat desa/kelurahan. Cara kerjanya, dokumen yang diurus di tingkat desa tinggal upload saja di aplikasi ini dan kami di kantor pusat langsung memprosesnya. Proses pelayanan dan penerbitan dokumen jadi lebih cepat,’’ kata Suwandito.
Setelah itu, aplikasi Lapak Sarah langsung diberikan kepada 248 desa/kelurahan di wilayah Kabupaten Blitar. Suwandito memastikan aplikasi Lapak Sarah seluruhnya sudah terinstal dan pelayanan Lapak Sarah saat ini sudah berjalan dan dapat diakses di seluruh wilayah Kabupaten Blitar.
“Lapak Sarah sudah berjalan dan nanti akan dilaunching secara resmi oleh Ibu Bupati Rini Syarifah. Dan kita monitoring terus perkembanganya. Kita juga akan evaluasi, untuk mengetahui apa saja kendala atau kekurangannya,’’ pungkasnya.//











