“Pembentukan kelompok usaha mikro ASMARA ini akan membantu menyukseskan program pemerintah dalam pemberdayaan dan pendataan usaha mikro,” imbuhnya.
Tak hanya itu, Bupati juga mengapresiasi potensi melon yang berasal dari Kecamatan Wates yaitu melon republik yang telah berinovasi dengan berbagai varian. Tak hanya itu, melon republik juga telah melakukan pengiriman hingga ke luar negeri.
Terakhir, dengan adanya pemanfaatan stand UMKM di ruang terbuka hijau menjadi salah satu langkah untuk memasarkan produk sehingga dapat dijangkau oleh masyarakat luas.
“Saya berharap dengan dilaunching LINK K-UMKM ini, seluruh ASN dapat mendukung. Serta OPD saling bersinergi dan ikut mengawal serta mendampingi pelaku UMKM,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Diskopum Kabupaten Blitar Khusna Lindarti menambahkan, guna menyiapkan SDM UMKM yang unggul perlu adanya sinergi semua OPD untuk pemberdayaan
Khusna menjelaskan, adapun layanan klinik konsultasi diantaranya penyusunan rencana usaha, pemanfaatan teknologi produksi, SDM kewirausahaan, legalitas dan standarisasi produk, desain kemasan, akses pembiayaan, promosi dan akses digital, kemitraan, manajemen rantai pasok, pengadaan barang jasa melalui e-catalog dan kurasi produk. (adv/kmf/dip)












