Oleh karena itu, dalam kesempatan tersebut, Stafsus Philip Gobang menegaskan, momen distribusi STB itu menandai partisipasi masyarakat dalam setiap langkah perubahan itu.
“Tentu saja uji coba yang dilakukan oleh grup SCM dalam distribusi STB ini juga menandai suatu komitmen yang besar dari seluruh lembaga penyiaran yang hari ini dimulai di Bengkulu oleh SCM. Kerja sama itu sudah terjalin cukup lama selama ini. Tentu saja dalam hal ini KPI sampai ke daerah-daerah,” jelasnya.
Stafsus Philip Gobang menuturkan, saat Pemerintah memutuskan untuk beralih dari analog ke digital, terbuka peluang yang semakin besar untuk masyarakat. Ketika peralihan mulai berlangsung, Pemerintah melalui Kementerian Kominfo memastikan Indonesia sudah terkoneksi internet dalam dua tahun ke depan.
“Ini juga sesuatu yang perlu kita bersama-sama mendukung. Karena kita mesti mengikuti setiap langkah perubahan dunia. Menandai itu, bidang infrastruktur digital terus dibangun. Dan salah satu hal keuntungan dari kita beralih dari siaran TV analog ke TV digital adalah memberi ruang yang semakin terbuka lebar bagi penggunaan frekuensi,” jelasnya.
Stafsus Philip Gobang juga menjelaskan, uji coba distribus STB dilakukan untuk menghubungkan televisi analog agar dapat menangkap sinyal digital.
“Dengan begitu kita bisa menyaksikan siaran yang tampil dengan gambar yang bersih, suara yang jernih dengan teknologi yang canggih. Bersih, jernih, canggih. Ini satu pesan penting yang bisa kita nikmati mulai hari ini dan seterusnya,” ujar Stafsus Philip dan melanjutkan, “Selain itu, uji coba tersebut juga menandai dimulainya seluruh persiapan menghadapi peralihan analog ke digital yang sudah ditetapkan melalui UU No. 11 Tahun 2020.”
Menurut ketentuan UU tersebut, demikian Stafsus Philip, dalam kurun dua tahun migrasi televisi analog ke digital mesti selesai per 2 November 2022.
“Untuk sampai ke situ, Kementerian Kominfo sudah menentukan tiga tahap peralihan itu. Tahap pertama 30 April yang akan datang, dan Kota Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Tengah mendapat kesempatan dalam tahap pertama 30 April nanti. Tahap kedua 25 Agustus 2022 dan tahap terakhir adalah 2 November 2022. Nah kalau kita sebut tahap-tahap ini, itu artinya pada tanggal 30 April seluruh siaran analog berhenti. Karena itu mulai hari ini kita segera beralih ke digital. Lalu tahap kedua 25 Agustus seluruh siaran analog di wilayah-wilayah terkait berhenti. Dan total seluruhnya berhenti pada 2 November 2022,” jelas Stafsus Philip.
Dalam momen tersebut, Stafsus Philip Gobang juga mengenang kembali Kota Bengkulu sebagai salah satu daerah bersejarah yang pernah menjadi tempat tinggal Presiden Pertama RI, Bung Karno.
“Kita tahu semua Bung Karno pernah tinggal di sini. Dan dari sini pula hadir seorang Ibu Negara Ibu Fatmawati Soekarno. Karena itu acara pada hari ini juga menorehkan satu sejarah kecil untuk kita semua di Bengkulu. Kalau tadi disebut dan sudah dijelaskan kenapa kita mesti beralih dari analog ke digital, ini juga merupakan bagian dari sejarah yang sudah diawali oleh Bapak Proklamator, Bung Karno. Republik ini terus dibangun, terus menyesuaikan diri dengan setiap perubahan yang terjadi di seluruh belahan dunia,” imbuh Philip Gobang.
Untuk itu, mengakhiri sambutannya, Stafsus Menkominfo Philip Gobang mengapresiasi grup SCM dan mitra terkait yang telah menginisiasi acara uji coba distribusi STB tersebut yang selalu konsisten berupaya memastikan migrasi TV analog ke digital berjalan lancar.
“Mudah-mudahan dengan acara pada hari ini kita memastikan bahwa tahap pertama migrasi televisi analog ke digital April nanti dan seterusnya akan berjalan lancar. Dan tentu saja kepada Ibu Bapak perwakilan yang pada hari ini akan menerima langsung STB, ini juga menandai satu momen perubahan di mana kita mulai mencatat sejarah bahwa masyarakat di Bengkulu dan seluruh Indonesia memasuki satu era perubahan baru dunia digital. Dan kita ikut di dalamnya untuk memastikan Indonesia terus kuat, terus bangkit maju berkembang menjadi Negara besar di tengah Negara-negara dunia,” tutup Stafsus Philip Gobang.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sebanyak 250 STB ke keluarga miskin di Kabupaten Bengkulu Tengah, dilanjutkan dengan uji coba pemasangan STB di beberapa rumah warga miskin.
Hadir dalam acara tersebut, Direktur Utama Indosiar Visual Mandiri, Sekaligus Direktur Utama Indosiar dan Direktur Grup Surya Citra Media (SCM), Imam Sudjarwo, Ketua KPI Pusat, Agung Suprio, Wakil Ketua KPI Pusat, Mulyo Hadi, Koordinator Bidang Isi Siaran KPI Pusat, Mimas Susanti, Corporate Secretary grup SCM, SCTV, dan Indosiar, Gilang Iskandar, Tim Subdit Pita Lebar Kementerian Kominfo, Tim Gugus Tugas Digital Kementerian Kominfo
Hadir juga Ketua KPI Daerah Bengkulu, Fonika Thoyib, Kadis Kominfo KAB. Bengkulu Tengah, Rahmat Afriadi, Kepala Balmon Bengkulu, Budiarto, Kepala Stasiun RRI, Nenny Afrantiny, Sekretaris Dinas Sosial Kota Bengkulu, Yunita Ria.//










