
Guntur menegaskan bahwasanya normalisasi muara Sungai Kalilo sudah diagendakan pada akhir tahun ini. Rencana awal, Dinas PU Pengairan akan menormalisasi aliran sungai yang mengarah ke Kampung Mandar, sesuai dengan morfologi Sungai Kalilo. Namun, warga Kampung Ujung menghendaki untuk normalisasi ke arah timur.
“Jika bicara normalisasi sungai secara keseluruhan, seharusnya Mangrove yang ke utara itu harus diambil, sehingga air bisa lancar ke utara sesuai morfologi Sungai Kalilo,” ujar Guntur.
“Akan tetapi, karena warga Kampung Ujung menginginkan normalisasi aliran ke timur dahulu, ya kita ikuti. Kita akan lakukan pengerukan dan menjebol cek gab tanggul sekaligus membuat jalur air ke arah timur,” terangnya.
Meski begitu, Guntur akan mewacanakan penanggulangan banjir di Lingkungan Kampung Ujung dan sekitarnya untuk jangka panjang.
Yakni, menormalisasi muara sungai Kalilo sesuai jalur morfologinya yang mengalir ke utara hingga ke plengsengan Kampung Mandar.
Selain itu, pelebaran jalur sungai pada jembatan Pantai Boom Marina dan pembersihan hutan bakau di aliran tersebut.
“Karena penumpukan sedimen yang terjadi sekarang ini karena multi fasing pasang air laut tidak berjalan secara alami. Jika itu jalan, kita tidak akan setiap tahun melakukan pengerukan. Karena sedimen otomatis akan dibawa oleh air laut yang pasang surut,” pungkasnya.









