Dengan Spirit Banyuwangi Rebound Bupati  Yakin Bisa Mencapai Target-target yang Ditetapkan

by -794 Views
Wartawan: Nurhadi
Editor: Herry W. Sulaksono
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat memberikan sambutan dalam Musrenbang RKPD kabupaten Banyuwangi tahun 2023 di Pendapa Sabha Swagata Blambangan Banyuwangi


Banyuwang, seblang.comPemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang ) Rencana Kerja Perangkat Daerah RKPD kabupaten Banyuwangi tahun 2023 dengan  tema “Akselerasi Pemulihan Ekonomi Inklusif Berbasis Digitalisasi Infrastruktur Tematik Harmoni dan pengembangan SDM “, di Pendapa Sabha Swagata Blambangan Banyuwangi, Rabu (16/03/2022)

Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) sebagai penjabaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang memuat rancangan kerangka ekonomi daerah, prioritas pembangunan daerah serta rencana kerja dan pendanaan untuk jangka waktu 1 (satu) tahun mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan program strategis nasional.


Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dalam kesempatan tesebut antara lain mengungkapkan prioritas pembangunan  Banyuwangi antara lain; mempercepat transformasi digital sektor pertanian, pariwisata, dan UMKM. Kemudian penguatan ketahanan kesehatan masyarakat melalui pendekatan promotivepreventif dan peningkatan sarana-prasarana kesehatan.

Selanjutnya adalah pembangunan infrastruktur terintegrasi penunjang kawasan ekonomi strategis guna membuka kesempatan kerja baru dan penguatan harmoni sosial kemasyarakatan. serta peningkatan SDM Unggul dan Berbudaya melalui pendidikan vocasional dan pengembangan local tallent.

Bupati Banyuwangi menuturkan pandemi covid-19 telah memukul berbagai sektor di seluruh dunia, akibatnya Pertumbuhan Ekonomi tahun 2020 mengalami kontraksi baik di tingkat nasional, Provinsi Jatim, maupun Kabupaten Banyuwangi. “Pertumbuhan ekonomi Banyuwangi tahun 2020 berada pada posisi minus 3,58 persen berada di bawah pertumbuhan ekonomi Jatim (minus 2,39 persen) dan nasional (minus 2,07 persen),” jelasnya.

Kemudian dengan berbagai inovasi pemulihan ekonomi utamanya arus bawah, pertumbuhan ekonomi Banyuwangi tumbuh 4,08 persen berada diatas pertumbuhan ekonomi jatim 3,57 persen dan nasional 3,69 persen, imbuh Bupati Ipuk.

Sedangkan  angka kemiskinan di Banyuwangi tidak terlalu tinggi, meningkat 0,01 persen, dari 8,06 persen pada tahun 2020 menjadi 8,07 persen pada tahun 2021. “Banyuwangi menjadi daerah dengan peningkatan kemiskinan terendah di antara kabupaten/kota se-Jawa Timur,” tambah Bupati Banyuwangi.

Kemudian mengutip sambutan Presiden RI Jokowi yang berpesan kunci pengendalian Covid-19 varian Omicron adalah vaksinasi dosis 2 dan dosis 3 (booster) dan disiplin mematuhi protokol kesehatan (Prokes) utamanya pemakaian masker.

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *