“Alhamdulillah berangkatnya dari Banyuwangi. Jadi bisa ngantar ramai-ramai. Kalau di Surabaya kejauhan. Jadi tidak bisa mengantar,” ungkapnya saat ditemui di lantai dua bandara tersebut.
Bandara Banyuwangi sengaja dipilih oleh sejumlah agen travel umrah yang memberangkatkan jamaahnya yang berasal dari bekas Keresidenan Besuki. Hal tersebut diambil karena dinilai lebih efektif dibandingkan harus berangkat lewat Surabaya.
“Berangkat dari sini lebih efektif. Karena jarak tempuhnya yang dekat, sehingga para jamaah dapat waktu istirahat yang lebih lama. Jika harus ke Surabaya dulu, kan perlu waktu lima sampai enam jam baru sampai,” terang Kepala Cabang Travel Berkah Zamzam Wisata Puji Astuti yang memimpin pemberangkatan perdana tersebut.
Para jamaah, kata Puji, merasa lebih senang saat ditawari berangkat dari Banyuwangi. Mereka merasa lebih dekat dengan keluarga besarnya. “Semoga pemberangkatan-pemberangkatan selanjutnya, bisa terus lewat sini,” harapnya. Dari Banyuwangi, jamaah menuju Jakarta untuk kemudian terbang ke Tanah Suci. (guh)











