Bupati Ipuk Kembali Bagikan Uang Rp300.000 Per PKL dan Warung Keci

by -634 Views


Astutik, penjual aneka minuman di pinggir jalan, mengatakan, pendapatannya memang turun drastis saat ini. “Jualan saya menurun, bahkan beberapa hari sering tutup karena tidak ada yang beli sejak PPKM Darurat,” ujarnya.

Bantuan Rp300.000 per PKL/warung kecil dikucurkan Pemkab Banyuwangi sejak pekan lalu, dan ditargetkan bisa mencapai lebih dari 3.000 sasaran. Bantuan untuk pelaku seni, wisata, dan jasa transportasi juga disiapkan.


Selain itu, ada Bantuan Sosial Tunai (BST) Kemensos yang bulan Juli ini dicairkan Rp600.000 untuk 45.633 keluarga penerima manfaat (KPM).

”Juga ada skema bansos lainnya yaitu bansos beras yang mulai disalurkan untuk 119.000 KPM, juga ada Program Keluarga Harapan (PKH) dengan penerima lebih dari 62.000 KPM, dan BLT Dana Desa 21.000 KPM. Tahun ini, Banyuwangi juga mendapat Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) untuk 54.213 usaha mikro di mana masing-masing menerima Rp1,2 juta,” jelas Ipuk.

Ipuk juga mengedukasi satu per satu para pedagang agar tetap menerapkan protokol kesehatan. “Jika kita semua disiplin, angka Covid-19 menurun, kita bisa kembali berdagang secara normal,” ungkap Ipuk kepada para pedagang.

“Semuanya harus terus disiplin protokol kesehatan. Kalau kita semua lalai, akibatnya juga kita sendiri yang merasakan. Kalau kondisi ingin berjalan baik lagi, tidak ada jalan lain, kita harus semangat dan disiplin prokes covid 19,” kata Ipuk di hadapan para PKL tersebut. (*)

 

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *