Bupati Ipuk Fiestiandani Luncurkan Program  Banyuwangi Rebound Tahun 2022

by -1489 Views
Wartawan: Nurhadi
Editor: Herry W. Sulaksono
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani didampingi H Sugirah Wakil Bupati menyerahkan alat kebersihan dan sertifikat bagi nelayan dan pelaku UMKM di Pendapa Sabha Swagata Blambangan Banyuwangi


Banyuwangi, seblang.com – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meluncurkan program “Banyuwangi Rebound” di Pendapa Sabha Swagata Blambangan, Banyuwangi Jawa Timur pada  Senin (10/1/2021)

Rebound adalah salahsatu gerakan dalam olahraga bola basket yang melompat tinggi untuk merebut bola pantul yang gagal masuk ring untuk kembali dilesakkan menjadi poin menjadi inspirasi Bupati Banyuwangi untuk membawa kota ujung timur Pulau Jawa melompat kembali di masa pandemi Covid-19 yang memasuki tahun ketiga.


“Sejak wabah Covid-19 mendera seluruh dunia, banyak hal kemudian meleset dari rencana awal. Ini ibarat pebasket yang gagal melesakkan bola ke ring. Pada situasi kondisi seperti inilah, kita harus rebound mengambil kesempatan tersebut untuk menuntaskannya menjadi poin atau gol,” ujar Bupati Ipuk.

Banyuwangi Rebound menjadi jawaban  dari tantangan dan optimisme yang ada. Di tengah pandemi ini rata-rata semua daerah angka kemiskinan naik. Kabupaten Banyuwangi juga mengalami kenaikan sekitar 0,1 persen dan angak yang terendah di Provinsi Jawa Timur (Jatim).

“Namun, di tengah berbagai tantangan, kita masih punya optimisme. Pertumbuhan ekonomi mulai kembali positif. Roda ekonomi mulai bergerak, salah satu indikatornya adalah pembiayaan dari perbankan ke UMKM yang melonjak. Growth kredit perbankan Banyuwangi jauh di atas rata-rata nasional. Selain itu, budaya inovasi yang dikembangkan pemerintah terus berkembang,” terang Bupati berkacamatan tersebut.

Dari tantangan dan optimisme tersebut Banyuwangi Rebound dibangun. Meliputi tiga pilar dan dua pondasi penting dari suksesnya gerakan. Pilar tersebut adalah meliputi tangguh pandemi, pulihkan ekonomi, dan merajut harmoni. Sedangkan pondasi yang menopangnya adalah pelayanan publik yang ekselen dan partisipasi aktif publik.

“Program ini bukan sekadar gerakan untuk pariwisata. Bukan pula hanya sebatas UMKM. Tetapi adalah gerakan yang menyeluruh. Menjangkau seluruh sektor dan pemangku kepentingan untuk membawa Banyuwangi mampu melakukan rebound,” tegas Ipuk.

Selanjutnya dia memberikan penjelasan terkait tiga ekosistem dalam Banyuwangi Rebound. Pertama, ekosistem penanganan pandemi yang terdiri atas berbagai langkah tangani Covid-19 dan meningkatkan derajat kesehatan warga secara umum.

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *