“Dengan cara tersebut diharapkan target pendapatan asli daerah dapat terpenuhi 100 persen, terlebih saat ini pandemi sudah melandai dan sebagian besar sektor kehidupan masyarakat mulai bergerak,”ujar Sih Wahyudi.
Sih Wahyudi menambahkan sumber PAD Banyuwangi yang terbesar adalah dari sektor pajak yang nilainya lebih dari 50 persen, seperti ; pajak hotel dan restoran, Pajak Bumi Bangunan (PBB), Pajak Penerangan Jalan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB ) dan lain sebagainya.
“Bahkan sumber pendapatan dari sektor Pajak Penerangan Jalan tahun ini targetnya kami naikan dari Rp. 74 miliar menjadi Rp. 80 milyar dan PLN menyatakan sanggup. Demikian pula dengan BPHTB naik menjadi Rp. 40 miyar. Estimasi kami dari sektor PBB ada tambahan sekitar Rp. 9 milyar,”pungkas Sih Wahyudi. //











