Banyuwangi, seblang.com – Dalam mengantisipasi terjadinya cuaca ekstrim pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Pemukiman dalam beberapa waktu terakhir melaksanakan program perempesan pohon yang ada di pinggir jalan raya dan dinilai terlalu tinggi.
Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Banyuwangi melalui Kepala Bidang Penataan Ruang, Bayu Hadiyanto, program perempesan pohon tahun ini dimulai dari wilayah perkotaan. Pada tahun ini pemerintah menganggarkan pengadaan bibit tanaman untuk beberapa wilayah.
“Untuk pembagian wilayah antara lain; Kalipuro, Banyuwangi dan Giri. Selanjutnya Glagah- Kabat menjadi serta wilayahRogojamapi dan Genteng yang dijadikan satu. Program yang dilakukan sebagai antisipasi terhadap adanya cuaca ekstrem yang beberapa waktu lalu sempat menumbangkan pohon di beberapa wilayah,” jelas Bayu.
Selanjutnya dia menuturkan dalam upaya mengurangi dampak yang terjadi apabila ada pohon tumbang maka untuk wilayah perkotaan maksimal tinggi pohon yang ada di sepadan jalan 9 meter.
Bayu mencontoh progam perempesan pohon asam yang ada di sekitar kantor Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Pemukiman Banyuwangi









