Pelajaran dari Burung Hud-hud untuk Manusia

by -1416 Views
Wartawan: Ano
Editor: Herry W. Sulaksono


“Aku (burung Hud-hud) dapati dia dan kaumnya menyembah matahari, bukan kepada Allah; dan setan telah menjadikan terasa indah bagi mereka perbuatan-perbuatan (buruk) mereka, sehingga menghalangi mereka dari jalan (Allah), maka mereka tidak mendapat petunjuk,”
(QS. An-Naml 27: Ayat 24)

Jadi prestasi dan kehebatah dunia tidak berarti jika tidak menyembah Allah. Karena sesungguhnya kemuliaan sejati itu hanya milik kaum yang beriman.


Hud-hud di zaman now seolah mengingatkan orang beriman agar tidak kagum, terpesona oleh kemegahan yang dimiliki Amerika, Israel Inggris, Perancis, Tiongkok dan lain-lain.

Kenapa? Karena ada ancaman di balik kemegahan mereka itu. Sewaktu-waktu bisa dihancurkan oleh Allah.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

“Maka ketika mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan semua pintu (kesenangan) untuk mereka. Sehingga ketika mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka secara tiba-tiba, maka ketika itu mereka terdiam putus asa.”
(QS. Al-An’am 6: Ayat 44)

Kapan hal itu akan pasti terjadi? Hanya Allah yang tahu. Tapi pasti terjadi kecuali bangsa itu tobat dan kembali ke jalan Allah.

“Dan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami membinasakannya sebelum hari Kiamat atau Kami siksa (penduduknya) dengan siksa yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam Kitab (Lauh Mahfuz).”
(QS. Al-Isra’ 17: Ayat 58)

Allahu ‘alam bis sawab

Anwar Hudijono, wartawan senior tinggal di Sidoarjo

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *