Kasi Humas Polres lamongan ini juga mengatakan bahwa untuk mensukseskan malam puncak Harmoni Nusantara pada pertunjukan kolosal, perwakilan dari Polres Lamongan terus meningkatkan latihan.
“Sudah didampingi oleh pelatih, tim perwakilan Polres Lamongan akan berupaya tampil maksimal pada malam puncak nanti. Jadi latihan terus dioptimalkan,” terang Ipda Anton.
Untuk diketahui, pada masa penjurian penampilan langsung tanggal 30 hingga 31 Juli 2022 yang lalu Polres Lamongan menampilkan sebuah Tarian yang kisahnya diambil dari salah satu makanan khas Kabupaten Lamongan yaitu Nasi Boran.
Tarian tradisional satu ini menggambarkan tentang kehidupan para penjual Nasi Boran dari Lamongan Jawa Timur yang menjajakan dagangannya dan berinteraksi dengan pembeli.
Boran adalah Tempat Nasi yang dibawa kemana mana oleh penjual tersebut, lengkap beserta dengan lauk pauknya. Ada yang menarik perhatian yaitu ekspresi wajah para penari untuk Penyebutan Ikan Sili, Pletuk, Gimbal, Empuk dan Peyek yang merupakan menu pelengkap Khas dalam Nasi Boran.












