“ PPI sebagai ormas yang selama ini secara swadaya mengelola organisasi akan di tinggalkan oleh anggotanya kepangkuan DPPI yang menpunyai Payung Perpres 51/2022, yang mengatur Pendanaan untuk Program Paskibraka berasal dari APBN, APBD serta sumber lain yang sah,” imbuh pria yang akrab disapa Kopral Jono itu.
Namun setelah dirinya hadir mengikuti dan mendengarkan secara langsung penjelasan dari Deputi Pengendalian & Evaluasi DR Rima Agristina , bahwa Perpres 51/2022 Tentang Program Paskibra.
Dalam Perpres tersebut pemerintah hadir memberikan perhatian khusus dan mengamanatkan Paskibraka yang pada saat pelaksanaan tugas masih berstatus pelajar setingkat SMA yang nantinya akan tersebar keberbagai bidang pendidikan dan pengabdian harus dibentuk menjadi Generasi Calon pemimpin bangsa yang Pancasilais. Deputi Pengendalian & Evaluasi berharap Ormas PPI bisa berjalan beriringan dengan DPPI mensukseskan Perpres 51/2022.
“Saya berpendapat bahwa sinergi PPI dan DPPI akan menjadi kekuatan besar sebagai wadah pengabdian Purna Paskibraka Indonesia kepada NKRI, sebagai Pandu Ibu Indonesia berPancasila,” jelas Kopral Jono.
PPI sebagai rumah bagi semua Purna Paskibraka, sedangkan DPPI adalah wadah untuk menggembleng para Duta Pancasila yang berasal dari Purnapaskibraka sebagai kader pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila dan wadah pelaksanaan tugas-tugas sebagai Duta Pancasila yang dikoordinasikan secara terencana dan terpadu.
Sehingga tambah dia, secara teoritis, jumlah anggota PPI jauh lebih besar dari pada DPPI. Hal tersebut yang menjadi dasar kebijakan untuk pengurus pelaksana tidak diperkenankan merangkap sebagai pengurus PPI, namun untuk menjadi anggota boleh.
Sarjono menambahkan masa jabatan dibatasi hanya satu periode, karena posisi pengurus pelaksana di DPPI adalah tempat berlatih/belajar memimpin organisasi (belajar menjadi pemimpin secara praktek langsung) bagi kader-kader Purna Paskibraka., lanjut
“Saya meyakini dalam hal ini khususnya PPI Jawa Timur dengan Slogan PPI Jawa Timur Guyub Rukun, maka PPI Jawa Timur dan DPPI yang nantinya segera terbentuk akan bisa berjalan beriringan , bertumbuh dan berkembang bersama untuk mencetak Calon generasi pemimpin bangsa Indonesia yang berkarakter Pancasila menyambut bonus demografi 2045,” pungkas tokoh Muda LDII Ngawi tersebut.//









