
“Seperti arahan dari Bapak Presiden Joko Widodo, ketika acara afirmasi Bangga Buatan Indonesia dengan mencintai produk dalam negeri. Diawali dari beli produk unggulan UMKM, yang ada di daerah kita sendiri,” tambahnya.
Terpisah, Wakil Bupati Rahmat Santoso juga menegaskan, jika ada pihak yang mempertanyakan, kenapa kalau imbauan nilai belanja untuk ASN sudah ditentukan maka ASN harus belanja senilai tersebut.
“Jadi target kami, kalau staf Rp 200.000 meningkat Kasi, Kabid hingga kepala OPD Rp 1 juta. Sehingga bisa diketahui perkiraan omzetnya sekitar Rp 600 juta, kalau bisa belanjanya lebih dari yang diimbau,” tegasnya.//









