Ternyata sambutan dan antusiasiasme para pecinta dan penghobi seni budaya kota Gandrung yang menyaksikan pementasan melalui media online cukup bagus. Mereka adalah Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) yang tersebar di beberapa kota di Indonesia bahkan ada yang di luar negeri.
“Dengan menggelar program Aktualisasi Seni setiap akhir pekan, para seniman bisa mendapatkan penghasilan. Kemudian mengobati kerinduan para pecinta seni dan promosi pariwisata Banyuwangi tetap berjalan,”ujarnya.
Sementara Beni Wijaya Kusuma, Pimpinan Sanggar Seni Janger Mayang Kencono Tangkong Kelurahan Singotrunan Banyuwangi mengungkapkan pihaknya menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap nasib seniman dan budayawan Banyuwangi.
“Dalam pementasan janger yang menampilkan cerita “Babad Kota Banyuwangi”, semuanya dimainkan oleh kelompok seniman muda baik panjak maupun pemain yang tampil diatas panggung. Ini merupakan penghargaan untuk bisa tampil dipentas dan kami berupaya untuk memuaskan semua pihak yang menyaksikan pagelaran meskipun tidak secara langsung,”jelas Beni.
Wartawan : Nurhadi












