Menurut dia, Banyuwangi Festival 2021 adalah cara baru berwisata ke Banyuwangi di era pandemi. Dengan hybrid concept penggabungan event/atraksi secara offline dengan virtual. Sensasi yang akan didapatkan ketika datang langsung ke Banyuwangi, kini juga bisa dirasakan ketika tergabung dengan Banyuwangi Festival secara virtual.” Tak perlu kuatir tidak bisa belanja oleh-oleh, makanan khas, souvenir, dan lain-lain karena semuanya sudah bisa ditemukan secara virtual di Banyuwangi Festival 2021,”ujarnya.
Selanjutnya bupati Banyuwangi menuturkan, Be-Fest 2021 akan menjadi harapan baru bangkitnya sektor pariwisata dengan mengusung konsep hybrid concept yang telah disesuaikan dengan kebiasaan baru dan gaya era new normal. Karena masih awal tentu ada beberapa kekurangan yang membutuhkan perbaikan dan penyempurnaan.
“Lebih bagus berani mencoba meskipun tidak sempurna nanti dievaluasi dan diperbaiki daripada tidak berani mencoba sehingga tidak mendapatkan apa-apa,”tegas Bupati Azwar Anas.
Lebih lanjut bupati Banyuwangi yang akan mengakhiri jabatanya tersebut menambahkan Launching Banyuwangi Festival 2021, disiarkan secara langsung dari tiga tempat berbeda dengan view 360° yang memberikan sensasi serasa berada ditengah kemeriahan acara meskipun belum sempurna. Dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dan semua stakeholder terkait berupaya keras untuk memperbaiki dan menyempurnakan agar Banyuwangi Festival mampu menjadi program wisata pertama di Indonesia setelah masa pandemi Covid 19.
Wartawan : Nurhadi











