Dia menuturkan pihaknya sudah memberikan pendidikan dan pelatihan menerima wisatawan tetapi kita tetap juga aman untuk wisatawan. Pengelola destinasi wisata dan hotel-hotel di Banyuwangi sudah sejak sekitar dua bulan yang lalu sudah melakukan uji coba. Untuk destinasi wisata secara bertahap dilakukan penambahan dan saat ini totalnya 65 sudah buka dan siap menerima kunjungan wisatawan.
“Tentu nanti kita akan pantau di Nataru apakah sudah sejalan dengan apa yang didiskusikan bersama. Karena setiap Senin malam Disbudpar Banyuwangi menggelar rapat evaluasi semua destinasi untuk membahas kekurangan dan apa pelayanan yang perlu ditingkatkan kepada para wisatawan,” imbuhnya.
Selanjutnya Bram menambahkan dari hasil evaluasi yang dilakukan secara kontinyu, pihaknya memberikan reward dan punishmen bagi destinasi wisata, hotel, resto dan tempat kuliner yang ada di Banyuwangi.
“Program evaluasi yang kami lakukan setiap Senin malam itu bagian monitoring dan evaluasi bagi destinasi wisata, hotel, resto dan tempat kuliner setiap minggu, termasuk melihat jumlah kunjungan wisatawan dan komplain dari para tamu apabila ada dan dilakukan perbaikan dalam minggu berikutnya,” pungkas Bram mengakhiri wawancara. //











