Banyuwangi, seblang.com – Sesuai dengan instruksi pemerintah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Banyuwangi, masyarakat Desa Tamansari Kecamatan Licin Kabupaten Banyuwangi terus berupaya meningkatkan kualitas pengetahuan masyarakat khususnya pelaku pariwisata dalam hal protokol kesehatan.
Menurut Rizal Sahputra, Kepala Desa (Kades) Tamansari juga sudah mendaftarkan produk wisata baik home stay, destinasi pariwisata dan produk wisata lain di CHSE adalah program Kemenparekraf yang berupa penerapan protokol kesehatan yang berbasis pada Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan).
“Intinya kami menyesaikan dengan kebiasan-kebiasan baru yang ditetapkan oleh pemerintah dalam kebiasaan berwisata, kebersihan, kesehatan, keamanan dan kebersihan serta kelestarian lingkungan tempat wisata,” jelas Rizal Selasa (15/03/2022).
Perkembangan jumlah kunjungan wisatawan ke Desa Tamansari menunjukan progres yang positif dan cukup menggembirakan meskipun jumlahnya masih jauh dibandingkan dengan sebelumnya adanya pandemi. Tetapi progres kunjungan dari wisatawan luar daerah mulai muncul.
Desa Tamansari mengandalkan dua destinasi populer untuk menarik wisatawan datang ke desa tersebut yaitu Kawah Ijen dan Sendang Seruni. Sedangkan untuk Taman Gandrung Terakota masih melakukan beberapa penyesuaian terkait sitem dan paket wisata yang mereka tawarkan kepada pengunjung.









