Lebih jauh dia menjelaskan, masalah sesaji, pihaknya merujuk pada tata peribadatan umat Hindu di Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali.
Misalnya, sembahyang Odalan nanti menggunakan 21 tumpeng, maka akan dibuat juga Caru Manca atau lima jenis makanan persembahan sebagai penanding.
Caru Manca akan diletakkan di pelinggihan pura, saat penyelenggaraan sembahyang Odalan nanti, sebagai persembahan pada dewa.
Sementara itu dia juga bercerita di tahun lalu belum bisa diadakan arak-arakan ogoh -ogoh namun warga Hindu Patoman cukup bersemangat mempersiapkan Nyepi,dan mengarak ogoh-ogoh.
“Kalau masalah pandemi, yang penting kita mengikutilah prokes dari pemerintah. Karena kita harus mengikuti anjuran pemerintah, beragama biar tidak menyalahi aturan sekarang kita bersemangat untuk mengarak ogoh-ogoh,” jelasnya.












