“Keseharian saya jual buah, ada buah naga dan buah yang lain,” terang Imron.
Namun menurut Yayuk Sri Rahayu, semenjak pandemi Covid-19 usahanya tersebut tersendat. Karena buah yang dulunya dijual di luar kota, sekarang hanya dijual di Banyuwangi saja. Bahkan, untuk memenuhi kebutuhan kesehariannya, dia dan suaminya alih profesi sebagai buruh tani.
“Sekarang jadi buruh tani mas,” pungkas Yayuk.
Wartawan : M. Yudi Irawan









