Puluhan Ibu Mar’atus Sholihah dan Remaja Putri Mengikuti Pelatihan Pembuatan Kokedama

by -586 Views
Wartawan: Nurhadi
Editor: Herry W. Sulaksono
Ibu-ibu belajar membuat Kokedama


Eni menambahkan sebelum pendemi Covid 19, dia biasa memajang hasil produksi rumahanya dalam acara Car Free Day (CFD) di sekitar Taman Blambangan Banyuwangi. Selain itu juga melayani pembelian secara online.

Berdasarkan  informasi dari berbagai sumber Kokedama adalah teknik menanam dari Jepang yaitu menempatkan tanaman dalam bola tanah kemudian membungkusnya dengan moss (lumut) lalu mengikatnya dengan tali. Teknik menanam ini unik karena tidak menggunakan pot.


Kokedama secara bahasa adalah gabungan dari kata “koke” dan “dama”. Koke artinya moss atau lumut. Dama artinya bola. Jadi secara bahasa Kokedama artinya “bola lumut” atau “moss ball”. Media tanam yang digunakan adalah moss dan umumnya tanaman diletakkan di piring/tatakan atau digantung.

Selain moss, Kokedama juga bisa menggunakan sabut kelapa. Media tanam sabut kelapa, bagi kita orang Indonesia tentu lebih mudah ditemukan dibandingkan moss. Warung penjual kelapa parut dekat rumah pun pasti punya sabut kelapa. Kokedama sabut kelapa bisa menjadi alternatif pilihan. Namun, sabut kelapa lebih mudah ditumbuhi jamur daripada moss.//

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *