Selanjutnya ayah tiga anak itu menuturkan jenis kopi yang ditawarkan Coffee library ada jenis Arabica, Robusta dan Excelsa dengan harga secangkir kopi kisaran Rp. 5.000 sampai dengan Rp. 8.000. Selain itu pengunjung bisa menikmati ketan kirip yang dipadu dengan pisang goreng serta mendapatkan kesempatan membaca buku-buku yang disiapkan.
Alumni SMA Negeri Glagah itu menambahkan kedai subuh menawarkan konsep seduh kopi secara manual brew. Pembeli bisa belajar dan sharing saat proses pembuatan tentunya acara standar operasional prosedur (SOP) terkait dengan sajiann, jam opersional dan tertib serta disiplin mematuhi protokol kesehatan dalam mencegah dan menanggulangi penyebaran wabah Covid 19 di Banyuwangi.
Lulusan D II Air Trafic Control – Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan Surabaya itu berharap ke depan upaya memadukan kedai kopi dengan kegiatan literasi terkait kopi dan entrepreneur mampu menambah minat baca masyarakat terkait kegiatan kopi dan entrepreneur serta mengikuti perkembangan teknologi maka perlu adanya perpustakaan digital sehingga jangkauan buku bacaan digital lebih banyak pilihan.
Wartawan : Nurhadi









