“Pada masa PPKM level dua ini peningkatan bisa dikatakan mencapai 40 persen. Untuk mengantisipasi kondisi yang belum stabil ini pihak kami tetap melakukan proses produksi. Untuk pemasaran tentunya juga harus menggunakan iptek dengan lewat media sosial sehingga sirkulasi keuangan perusahaan bisa berjalan dan yang penting bisa menggaji karyawan,”imbuh Elin.
Pada peringatan Hari Batik Nasional tahun ini tidak ada kegiatan sama sekali dan untuk pemesanan batik kondisinya normal-normal saja. Berbeda dengan kondisi sebelum pandemi Covid 19. Dengan adanya berbagai agenda Banyuwangi Festival (Be-Fest) dan sering ada acara- acara pameran sehingga pemesanan batik jadi meningkat.
Elin menambahkan berdasarkan catatan yang ada pemesanan batik produk Pringgokusumo paling banyak masyarakat lokal Banyuwangi. Tetapi ada sebagian luar kota, luar pulau bahkan pesanan pecinta kain batik luar negeri sudah mulai ada .
Penulis : Nurhadi Editor : Herry W. Sulaksono











