Banyuwangi , seblang.com – Para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Banyuwangi diharapkan mampu menyajikan kuliner dalam konsep bersih dan sehat (Hygienes ) serta terkoneksi digital khususnya dalam sistem pembayaran non tunai. Langkah ini sebagai salah satu upaya menaikan kelas pedagang UMKM.
Menurut Bupati Ipuk Fiestiandani, pandemi Covid 19 telah memberikan pelajaran kepada semua elemen masyarakat tentang pentingnya hidup bersih dan sehat. Termasuk para pelaku UMKM daganganya harus lebih baik mutu dan kualitasnya. Mulai pemilihan bahan baku, proses pembuatan atau produksinya maupun dalam packaging.
Selain itu dalam era digital pelaku UMKM juga diharapkan semakin akrab dengan cara pembayaran non tunai dalam upaya menaikan kelas UMKM yang terkoneksi digital, dalam pemasaran maupun dalam transaksi dengan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
QRIS merupakan standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.
“Saya ingin melihat bagaimana kesiapan pemerintah kecamatan dan desa untuk membantu dan memfasilitasi pasar takjil.Tata dengan baik, fasilitasi dan dukung usaha rakyat karena ini bagian dari upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi ini,” jelas Bupati Ipuk dalam pembukaan Street Food Festival Pasar Takjil Ramadandi di jalan Brigjend Katamso Banyuwangi pada Minggu (03/04/2022)
Meskipun saat kasus Covid 19 di Banyuwangi semakin melandai, Bupati mengharapkan agar Camat dan Lurah/ Kades memberikan peluang untuk pasar takjil Ramadan bagi pelaku UMKM. Namun harus tetap tertib waspada dan disiplin dalam protokol kesehatan (Prokes) karena pasar takjil riskan terjadinya kerumunan massa dan terjadi kemacetan lalu lintas yang potensial penularan Covid 19 Banyuwangi.
“Pasar takjil juga menjadi ciri khas penanda antusiasme masyarakat menyambut Ramadan dengan penuh kegembiraan. Selain itu pasar takjil menghadirkan berkah ekonomi sekaligus berkah persaudaraan karena semua warga guyub satu sama lain saat mencari makanan-minuman favoritnya untuk berbuka,” jelas Ipuk









