Rencananya acara serupa akan terus digelar setiap bulan dengan mengangkat tema lain seperti coklat. Berada di event ini, akan membuat anda ikut larut dalam experience keseruan berakhir pekan di Banyuwangi. Sejenak melupakan kesibukan sehari-hari dengan menikmati anugrah Tuhan di kota yang dikenal sebagai serpihan tanah surga di ujung timur Pulau Jawa, khususnya sektor pariwisata.
Sementara Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani yang tampak hadir di antara para “goweser” mengungkapkan dengan menawarkan paket-paket privat yang terbatas ini, diharapkan bisa menjadi alternatif berlibur bagi keluarga secara aman. Perekonomian masyarakat mampu bergerak dan tumbuh dengan tetap hati-hati dan waspada dengan tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan secara ketat..
Dia menuturkan Banyuwangi sudah masuk PPKM Level 2 sehingga destinasi wisata sudah bisa dibuka untuk pengunjung secara bertahap dan terbatas. “Kami juga terus memacu vaksinasi demi melindungi semuanya,” ujarnya.
Selanjutnya Bupati Ipuk menambahkan pemerinatah mendorong para penyedia jasa amenitas seperti hotel, restoran, dan homestay untuk menghadirkan atraksi seni dan budaya yang menarik bagi pengunjung. (nur)









