Sedangkan, klinik layanan rapid test antigen tidak memenuhi syarat tersebut. Pihaknya meminta kesadaran dari pihak pengelola agar tidak lagi memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Apabila, SDM nya kurang, ruangannya dan pengelolaan sampah medisnya tidak representatif mohon untuk ditutup, sehingga kami tidak perlu menutup secara paksa.
“Jika besok layanan rapid test antigen yang belum memenuhi kriteria masih beroperasi, pihaknya tidak segan-segan menutup secara paksa,” tegasnya.
Setelah itu, Kalau masih beroperasi yang tidak representatif saat dilakukan peninjauan besok, selebihnya saya minta untuk Satpol PP yang menutupnya. //









