Banyuwangi, seblang.com – Satgas Covid-19 Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, bertindak tegas. Dari 45 klinik layanan rapid test antigen yang beroperasi, kurang lebih 20 gerai dipastikan ditutup mulai besok, Rabu (26/01/2022).
Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Banyuwangi Amir Hidayat mengatakan, pihaknya bersama instansi terkait telah melakukan pertemuan dengan pengelola klinik layanan rapid test antigen yang beroperasi di kawasan Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Selasa (25/1/2022). Hasilnya, ada kesepakatan bahwa klinik yang belum mampu memenuhi syarat bersedia menutup pelayan rapid testnya.
“Penutupan Klinik ini dikarenakan tidak memenuhi syarat untuk beroperasi. Oleh sebab itu, kami besok akan mengecek langsung ke lapangan, apakah benar-benar ditutup atau tidak.” katanya, saat dikonfirmasi, Selasa (25/01/2022).
Menurutnya, dari 45 klinik itu ada sekitar 20-25 layanan rapid test antigen yang representatif atau memenuhi syarat untuk beroperasi, sisanya dinilai cacat prosedur dan tidak layak.
“Kriteria yang dimaksud mulai dari tenaga medis kompeten dan cukup, fasilitas limbah medis, termasuk tempat yang representatif, seperti ada halaman untuk parkir, ada toilet, pencahayaannya cukup, sirkulasi udaranya cukup dan seterusnya,” ungkap Amir.









