Ia juga menyampaikan berulang kali pihaknya menyodorkan proposal terkait pengadaan alat namun lagi lagi tidak ada tindak lanjut dari pemerintah Desa.
“Sering mas kami upayakan, sodorkan proposal pengadaan alat, karena kasihan teman-teman berkerja dengan dengan alat seadanya, belum lagi pemerintah desa hingga saat ini belum bisa menyediakan tempat pembungan akhir (TPA), sementara kami gunakan lahan perhutani,” kata Amin.
Amin juga mengeluh terkait akses jalan menuju ke TPA, dalam kondisi hujan jalan itu licin dan membahayakan anggotanya.

“Nah ini yang kami minta TPA yang memadai. Kalo belum bisa ya minimal sementara yang digunakan ini jalan ya mbok dibenahi, agar tidak lincin dan membahayakan. Harapan saya keluhan dan permintaan kami ini didengarkan dan dilaksanakan,” ujarnya.
Sementara itu Raminten (50) salah satu Warga Dusun Kampung Baru , Desa Grajagan mengaku merasa terbantu dengan adanya relawan Destana di tempatnya.
“Ya seneng banget ada Destana, dusun bersih gak ada sampah, dan kami merasa terbantu,” ujarnya. //









