Banyuwangi, seblang.com – Relawan Desa Tangguh Bencana(Destana) Dusun Kampung Baru, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, sangat pPeduli lingkungan.
Mereka memungut sampah dengan biaya opersionalnya dari swadaya anggota dan iuran dari warga masyarakat setempat.
Amin Basori, ketua relawan Destana dusun Kampung Baru, Desa Grajagan mengatakan, sejak 6 tahun lalu organisasinya dibentuk tapi tidak mendapat perhatian dan dukungan terutama dari pemerintah desa setempat.
“Sejak tahun 2017 lalu Destana ini dibentuk, dengan kesadaran lalu kami punya inisiatif yaitu kegiatan pungut atau bersihkan sampah di dusun kami, tapi sejak saat itu pemerintah desa khususnya tidak ada respons, malah terkesan menyepelekan,” katanya.

Pasalnya Amin mengaku Kepala desa Grajagan, Supriyono SH, pernah menjajikan mesin pengolahan sampah namun hingga saat ini janji itu belum terialisasi.
“Dulu pernah pak kades menjajikan mesin pengolahan sampah,dan pak kades mengatakan mesin itu sudah ada, tapi nyata sampe sekarang gak ada itu. Entah mesin ke mana dan untuk siapa? Pokok belum ada bantuan sama sekali dari pemerintah desa,” ujarnya.









