PT. Sagraha Satya Sawahita Kembali Dipercaya Pemkab Banyuwangi Tangani Limbah B3 Tempat Isoter Covid-19

by -1324 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
Penanganan limbah bahan beracun dan berbahaya

Banyuwangi seblang.com – Seiring meningkatnya lonjakan kasus Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mengaktifkan kembali tempat isolasi terpusat (Isoter) di Dormitory Atlet kawasan GOR Tawang Alun, sejak Februari 2022 lalu.

Ancaman penyebaran Covid-19 pun tidak hanya berasal dari kontak antarmanusia, tetapi juga dari limbah medis bekas penanganan pasien terpapar. Limbah tersebut termasuk limbah B3 (Bahan Beracun dan Berbahaya) infeksius yang membutuhkan penanganan khusus.

Oleh sebab itu, Pemkab Banyuwangi melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  menggandeng pihak ketiga yang memiliki izin dan sertifikasi pengangkutan dan pengelolaan limbah B3 dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk menangani limbah B3 di tempat isoter tersebut. Hal itu dilakukan guna menghindari penyebaran penyakit maupun unsur berbahaya dari limbah B3.

“Kebetulan yang saat ini mengambil (mengelola limbah B3 di Isoter Dormitory Atlet Gor Tawang Alun : red) adalah Sagraha (PT. Sagraha Satya Sawahita : red),” kata Dwi Handayani, Plt Kepala DLH Banyuwangi kepada seblang.com, Selasa (1/3/2022).

Adapun yang termasuk limbah B3 infeksius di tempat isoter tersebut antara lain; sisa makanan termasuk bungkusnya yang berasal dari kamar pasien. Kemudian ada juga dari hasil kegiatan medis berupa suntikan, APD nakes seperti masker, sarung tangan, dan lainya.

“Petugas yang bertugas mengambil limbah B3 harus mengenakan APD lengkap. Dan menyemprotkan disinfektan terlebih dahulu sebelum mengangkutnya,” ujarnya.

Handayani mengungkapkan, pasien yang menghuni tempat isoter per 1 Maret 2022 ini, sejumlah 2 orang. Banyaknya limbah B3 yang dihasilkan, tergantung banyaknya pasien.

iklan warung gazebo

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *